Perbedaan Air Gun dan Airsoft Gun yang Perlu Diketahui Sebagai Pemilik Senjata Posted in: Pistols, Rifles

Sebagian dari kalian mungkin masih beranggapan kalau air gun dan airsoft gun sama. Ya, sama-sama pistol. Secara kasat mata kedua jenis senjata ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Airsoft gun dan air gun tidak lain sama-sama senjata api mainan, Namun, bukan berarti replikas senjata api ini tidak bisa merusak apapun jika disalahgunakan oleh pemiliknya sendiri.

Airsoft gun dan air gun menjadi senjata paling diminati, dari yang muda hingga yang tua sekalipun tujuannya untuk bermain olahraga perang-perangan. Airsoft gun dan air gun memiliki bentuk dan juga karakter yang sama. Sama-sama bisa menembak. Tapi, apa saja perbedaan antara airsoft gun dan air gun?

Ringkasnya, airsoft gun dikategorikan sebagai senjata untuk olah raga perang-perangan yang menggunakan bahan gas CO2 sebagai media untuk melemparkan peluru (BB).

Sedangkan air gun juga mengandalkan bahan gas CO2 tapi bukan sekedar replika senjata api yang dapat memberikan dampak buruk terhadap pengguna apabila disalahgunakan si pemilik.

Jenis Peluru Airsoft Gun dan Air Gun

Airsoft Gun

Senjata airsoft gun memiliki kecepatan 250 -450 Fps. Pistol ini menggunakan caliber 6 mm yang beratnya mencapai 0,20 gram – 0,4 gram. Airsoft gun menggunakan tenaga elektrik, tenaga per dan green gas.

Dengan demikian airsoft gun tidak terlalu berbahaya saat digunakan. Airsoft gun lebih tepatnya digunakan untuk permainan perang-perangan. Terkadang tak juga dijadikan sebagai bahan koleksi yang memiliki hobi war game.

Dan yang paling utama adalah mematuhi semua aturan yang telah disahkan oleh masing-masing komunitas ataupun pihak kepolisian.

Air Gun

Air gun merupakan replika senjata api yang bisa melontarkan peluru jenis metal atau besi dengan kekuatan serta kecepatan melebihi kemampuan airsoft gun.

Replika senjata api air gun bukan cuma sekedar untuk olahraga, bermain dan berekreasi saja, pistol ini juga digunakan untuk berburu hewan liar sehingga air gun menjadi senjata yang cukup berbahaya apabila kalian menyalahgunakan pistol ini.

Dengan akurasi dan kecepatan peluru yang dihasilkan air gun, pistol ini mampu memecahkan benda-benda tebal seperti kaca dan besi sehingga pistol ini kerap kali dijadikan sebagai alat bela diri atau mengintimidasi orang lain.

Kecepatan peluru yang dihasilkan air gun menggunakan tenaga standar mencapai 700 Fps, apabila di upgrade mencapai 1000-2500 Fps. Menakjubkan bukan?

Jenis Peluru Airsoft Gun dan Air Gun

Berikut ini jenis peluru yang dapat digunakan pada airsoft gun dan air gun:

  1. Mimis
  2. Gotri
  3. BB 6mm metal / non metal
  4. Baikal
  5. Umarex
  6. KWC (RCF)
  7. Baikal Makarov

Masing-masing peluru yang penulis sebutkan di atas memiliki kemampuan dan kecepatan yang berbeda-beda. Tipe peluru dan ukuran pun tersedia beberapa ukuran maksimal 4,5mm, 6mm dan 8mm. Masing-masing peluru dengan berat 0,12 gram, 025 gram, 0,30 gram dan berat maksimal 0,80 gram.

Semakin besar ukuran berat peluru akan mempengaruhi daya ledak penghancur cukup tinggi. Salah satu diantaranya gotri karena peluru gotri terbuat dari baja dan kaca yang mampu menghancurkan benda apapun.

Sedangkan untuk pistol airsoft gun hanya menggunakan peluru berbahan plastic dengan ukuran maksimal 6 mm.

Efek terkena tembakan airsoft gun dan airgun juga berbeda pula, biasanya semakin di upgrade akan menghasilkan tenaga yang mematikan. Semakin tinggi jenis peluru semakin mahal harga peluru yang dijual.

 Syarat Membawa Airgun dan Airsoft Gun

Sebagai warga Negara yang baik, peredaran senjata airsoft gun dan air gun diatur ketat dalam peraturan perlengkapan. Demi keamanan kepemilikan senjata ada syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi agar tidak illegal.

Syarat kepemilikan air gun tertulis dalam pasal 12 dan kepemilikan airsoft gun tertuang dalam pasal 12 yang isinya adalah:

  1. Syarat kepemilikan pistol angina, senapan angin, untuk kepentingan olahraga sebagai berikut:

 

  1. Kartu tanda anggota kelompok menembak yang bernaung di bawah perbakin
  2. Usia minimal 15 tahun dan maksimal kepemilikan senjata 65 tahun
  3. Surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani dari dokter dan psikolog
  4. Memiliki surat keterangan keterampilan menembak yang dikeluarkan Pengprov Perbakin
  5. Persyaratan usia sebagaimana yang terlansir pada ayat 1 huruf b tidak termasuk atlet olahraga menembak berprestasi yang memiliki rekomendasi dari Perbakin

Syarat kepemilikan airsoft gun dan air gun wajib mendapatkan izin yang tertuang dalam pasal 20 poin 2. Izin diajukan kepada Kapolda u.p Ditintelkam dengan tembusan kapolres setempat dengan syarat sebagai berikut.

  1. Rekomendasi Pengprov Perbakin
  2. Fotokopi surat izin impor dari Kapolri
  3. SKCK
  4. Surat keterangan kesehatan dari Dokter Polri
  5. Surat keterangan psikologi dari psikolog Polri
  6. Fotokopi KTP
  7. Daftar riwayat hidup
  8. Pas poto berwarna merah, ukuran 4×6 dan 2×3 masing-masing sebanyak 2 lembar

Perlu kalian ketahui, meskipun kalian telah memenuhi syarat diatas. Bukan berarti pemilik senjata bisa membawa air gun dan airsoft gun secara bebas dengan tujuan bela diri, karena senjata hanya bisa digunakan dalam lingkungan perbakin khusus arena menembak dengan tujuan latihan atau pertandingan

Pada hakikatnya air gun dan airsoft gun hanya dapat digunakan untuk kepentingan latihan dan pertandingan olahraga yang berada di lingkungan Perbakin atau shooting club. Unit senjata dilarang membawa keluar area latihan.

Demikian ulasan seputar perbedaan airsoft gun dan air gun yang bisa penulis sampaikan. Apabila ditemukan kesalahan atau kekurangan dalam artikel, silahkan menghubungi penulis melalui kontak yang tersedia.

Dengan adanya artikel ini, penulis berharap tidak adanya pelanggaran setelah memiliki senjata airsoft gun atau pun air gun.