Mengetahui Jenis Replika Senjata Api Airsoft gun yang Dilarang Posted in: Pistols, Rifles

Mungkin sebagian orang beranggapan kalau airsoft gun menjadi replika senjata yang tidak berbahaya. Salah besar, airsoft gun juga dapat menjadi senjata yang dapat dijadikan untuk mengantisipasi diri / teror. Jenis airsoft gun yang dilarang ini tersebut dengan air gun.

Air gun menggunakan bahan co2 untuk menembak dan jenis peluru yang digunakan pada unit replika senjata api tersebut adalah bb gotri.
Bb gotri adalah peluru yang terbuat dari baja atau besi dibentuk layaknya kacang-kacang sepeda. Bb gotri terdiri dari 2 varian warna yaitu silver dan merah keemas-emasan.

Penyalahgunaan airsoft gun atau air gun masih sering terjadi, seorang pengendara mobil yang melintas di ruas jalan Tol di tembak oleh pengendara lain yang melintas di ruas tol JORR. Bukti kuat pelaku menggunakan replika senjata api air gun.

Ini menjadi bukti kuat kalau replika senjata api tersebut masih dianggap sama halnya dengan airsoft gun. Apabila ditelisik kedua jenis senjata tersebut memiliki perbandingan satu banding satu yang sangat berbeda.

Perbedaan pertama dilihat dari cara kerja keduanya. Replika senjata api air gun menggunakan co2 sehingga mampu menembakkan peluru dengan bahan baja atau logam sehingga menghasilkan tenaga yang cukup kuat.

Sedangkan airsoft gun hanya menggunakan baterai dan menggunakan peluru bahan plastik. Namun bobot masing-masing jenis senjata adalah airsoft gun 0,4 gram dan air gun mencapai 1-1,5 gram.

Apabila ditembakkan dalam jarak 3 meter air gun mampu menewaskan musuh seperti hewan berupa babi menggunakan peluru BB gotri.
Hal ini telah dinyatakan bahwa air gun merupakan jenis replika senjata airsoft gun yang dilarang.

Lantas bagaimana cara memiliki jenis replika senjata api airsoft gun yang dilarang tersebut. Tentu ada ketentuan yang berlaku.
Tata Cara Kepemilikan Replika senjata Api Airsoft Gun yang Dilarang

Tidak semua orang dapat memiliki senjata airsoft gun dan air gun. Kedua replika senjata api ini selalu disalahgunakan untuk melakukan kejahatan, bukan lagi digunakan untuk olahraga menembak.

Sehingga peredarannya diatur ketat dalam peraturan perkap. Ada syarat tertentu yang perlu ditaati apabila kalian ingin memiliki senjata tersebut secara legal.

Syarat kepemilikan airsoft gun atau air gun tertulis dalam pasal 12 dan pasal 13. Bunyi kedua pasal tersebut sama yaitu:

1. Pemilik senjata menyatakan bahwa air pistol, air riffle hanya digunakan untuk kepentingan olahraga dengan syarat sebagai berikut:

A. Memiliki identitas kartu tanda anggota klub menembak yang bernaung di bawah PERBAKIN
B. Usia kepemilikan paling rendah 15 tahun maksimal 65 tahun
C. Secara fisik sehat jasmani dan rohani
D. Mempunyai keterampilan menembak
2. Persyaratan diatas tidak berlaku untuk atlet yang berprestasi dalam olahraga menembak, ini telah disahkan oleh Perngprov Perbakin

Contoh Surat Izin Kepemilikan Airsoft Gun

Sebelum melihat contoh surat izin airsoft gun untuk bela diri, kalian perlu menyerahkan identitas diri agar dapat menggunakan airsoft gun dengan cara legal.

1. Rekomendasi Pengprov Perbakin
2. Foto copy surat izin impor dikeluarkan Kapolri
3. SKCK
4. Surat keterangan kesehatan
5. Surat keterangan psikologi
6. Foto copy KTA
7. Daftar riwayat hidup
8. Pas photo berukuran 4×6 dan 2×3 masing-masing sebanyak 2 lembar

Jenis Peluru Airsoft Gun yang Dilarang

Seperti yang telah penulis sampaikan, airsoft gun yang dilarang ini bisa berupa airsoft gun dan air gun. Keduanya memiliki fungsi yang dapat merugikan orang lain apabila disalahgunakan. Peluru yang digunakan pada kedua jenis replika senjata api airsoft gun dan air gun juga memiliki perbedaan yang jelas.
Peluru Airsoft Gun

Secara fungsi dan kegunaan replika senjata api airsoft gun hanya digunakan untuk berlatih dan game war. Secara sistem senjata ini menggunakan peluru berbahan plastik, agar tidak menciderai saat penggunaan. Selain itu, pengguna airsoft gun juga harus memiliki safety pada diri masing-masing layaknya tentara militer aslinya.

Game perang-perangan ini bisa saja melukai lawan jika tidak mematuhi aturan yang berlaku dalam olahraga airsoft gun.

Peluru Air Gun

Air gun merupakan replika senjata api yang berbahaya karena menggunakan peluru BB gotri. BB gotri terbuat dari bahan logam dan besi. Secara sistem air gun menggunakan tenaga CO2 untuk menambah tekanan agar peluru meluncur dengan kuat. Air gun mampu menghancurkan benda berupa kaca dan triplek sekaligus dalam sekali tembakan. Pada umumnya replika senjata api tersebut hanya digunakan untuk menembak hewan.

Namun kerap kali digunakan untuk meneror sehingga aparat kepolisian menegaskan bahwa air gun menjadi senjata yang dilarang.
Efek Terkena Tembakan Airsoft Gun. Secara keseluruhan, airsoft gun dan air gun memiliki karakter yang sama. Perbedaan keduanya ada pada tenaga yang dihasilkan.

Airsoft gun menggunakan tenaga baterai sedangkan air gun mengandalkan tenaga dari gas co2. Sehingga air gun lebih dapat menghasilkan tenaga yang lebih dibandingkan airsoft gun.

Apabila terkena tembakan, kedua replika senjata api airsoft gun dan juga air gun mampu melukai. Namun, airsoft gun hanya melukai dalam bentuk bentolan merah. Sedangkan air gun dapat menembus kulit.

Peringatan:

– Jangan sekali-kali melakukan hal tersebut jika kalian tidak ingin berurusan kepada pihak kepolisian.
– Wajib berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak kejahatan
– Dilarang meneror apalagi melepaskan tembakan terhadap orang lain
– Dilarang membawa airsoft gun dan air gun ke dalam lingkungan sekitar dengan alasan untuk bela diri

Demikian ulasan seputar airsoft gun yang dilarang. Diharapkan kepada pemilik untuk tidak melakukan kejahatan menggunakan replika senjata api tersebut.

Apabila kedapatan, resiko akan ditanggung sendiri tanpa membawa pihak penjual. Kami selaku penjual tidak akan bergabung dalam masalah yang kalian hadapi.