Penjelasan Lengkap Seputar Airsoft Gun Gas Posted in: Pistols – Tags:

Terkandang timbul pertanyaan dari sebagian pecinta olahraga airsoft gun khususnya newbie, manakah airsoft gun gas yang lazim digunakan saat latihan? Hal ini sangat mudah, sebelum menikmati olahraga airsoft gun, yang penting adalah kecepatan tembakan pada airsoft gun itu sendiri.

Airsoft Gun terdiri dari dua tipe yaitu spring powered, elektrik gun. Bagaimana cara membedakan kedua tipe tersebut? Keduanya bukan airsoft gun gas ya. Yuk simak ulasan seputar air soft gun gas.

Pengertian Spring Powered dan Electric Gun dan Gas Powered

1. Spring Powered

Spring powered merupakan tipe single shoot. TIpe ini hanya menembak sekali kokang satu peluru. Setelah dikokang peluru dapat keluar satu per satu.

Airsoft spring powered, jenis airsoft ini mempunyai durability atau ketahanan yang tinggi karena memiliki part mekanis yang lebih sedikit dibandingkan dengan airsoft lainnya. Jumlah BB yang dihabiskan tergantung seberapa sering penggunaan atau mengokang dan menembak.

2. Elektrik Gun

Elektrik gun disebut dengan AEG (Automatic Electric Gun). Airsoft ini menggunakan dinamo dengan torsi yang tinggi.

Mekanismenya, dinamo tersebut menggerakkan dear sehingga dapat menggerakkan piston untuk menyedot udara dan menekannya agar mampu menghembuskan angina dengan cepat yang melontarkan BB.

Dinamo ini dikendalikan oleh baterai yang dinamakan dengan CiCd, kemudian berkembang menjadi Li-Po dan Li-ion dengan voltase yang bervariasi 3.4 V – 14 V.

Gas Powered

Gas Powered merupakan salah satu sumber kekuatan pada airsoft gun. Gas yang digunakan yaitu Green Gas, propane, HFC-134a, red gas/ HCFC-22, R22, CO2 dan nitrogen  udara tekanan tinggi.

Di Indonesia bahkan sudah menggunakan green gas, HFC-134a dan CO2 untuk jenis airsoft gun. Dengan begitu, pecinta airsoft gun lebih suka sehingga tingkat penjualan airsoft gun semakin meningkat. Mode tembakan bisa single, semi automatic 2-3 rounds per shoot, atau full automatic (rapid fire).

Berikut varian airsoft gun gas

  • Gas Blow Back (GBB), merupakan tipe airsoft gun yang mengutamakan gas sebagai sumber tenaga untuk dapat mengeluarkan peluru BB dan memberikan efek recoil blow-back.Airsoft gun gas blow-back memanfaatkan gas buang yang dipakai untuk menggerakkan slide pada handgun atau cocking lever sehingga muncul efek recoil yang menyerupai aslinya. Oleh karena itu, airsoft gas blow back akan sangat boros selama penggunaan mampu memakan gas dalam waktu cepat. Kekuatan tembakan blow-back juga berbeda dengan non blowback, namun dapat memberikan sensasi yang berbeda ketika digunakan dalam olahraga airsoft.
  • Gas Non Blow Back merupakan tipe airsoft gun yang mengandalkan gas untuk mengeluarkan peluru BB, tidak ada efek recoil (blow-back). Pada umumnya airsoft tipe ini memiliki kecepatan FPS yang lebih tinggi.

Melihat Cara Kerja Mekanisme Airsoft Gun Gas

Airsoft gun gas memiliki sensasi yang berbeda saat digunakan. Ini berbeda dengan unit airsoft AEG karena secara nyata unit tersebut hampir sama-sama mempunyai hentakan dan bunyi yang keras layaknya senjata sungguhan.

Secara prinsip dasar, airsoft gun dikendalikan oleh gas dengan bentuk tabung kecil yang dapat menghasilkan udara yang sangat kencang. Tabung gas tersebut dipasang pada bagian magazine. Setelah itu saatnya untuk memasukkan peluru BB.

Pada saat memasukkan peluru BB akan terlihat tabung gas kecil yang tersimpan dalam magazine. Keduanya tidak dapat dipisah karena sumber tenaga dan amunisi yang berdekatan. Namun akan tetap aman untuk digunakan.

Cara kerja airsoft gun gas, gas mendorong peluru BB ke depan dan menarik slide ke belakang seolah-olah ada hentakan seperti senjata api sungguhan.

Ketika slide di posisi belakang kemudian BB berikutnya akan naik dan masuk pada bagian tengah pistol. Lalu slide akan mendorong BB dari magazine dan pelatuk katup bergerak tanpa dikokang secara manual seperti kokangan spring.

Keuntungan Membeli Airsoft Gun Gas

Sampai saat ini pengguna airsoft gun gas cukup mendominasi meskipun tak sepopuler pengguna airsoft gun jenis AEG yang mendominasi unit permainan skirmish dan olahraga.

Keuntungan:

  • Realistik dan nyata blowback action seperti senjata sungguhan, banyak pemula meperagakannya sebagai simulasi saja.
  • Tidak butuh charger listrik dimanapun seperti jenis airsoft gun AEG
  • Terdapat pilihan menembak otomatis (automatic shoot) dan semi otomatis (semi automatic)

Kerugian:

  • Rentan macet saat menembak jika jarang dilakukan perawatan dan akan mengalami kebocoran oleh sealer gas, karena bocor menimbulkan gas cepat habis
  • Suara tembakan berbeda dengan unit elektrik yang bersuara mendesing, beberapa orang menyebutkan bahwa lebih suka suara desingan gear
  • Harga magazine gas terkadang lebih jauh dan lebih mahal jika membeli tambahan
  • Tidak baik digunakan dalam temperature dingin jika menggunakan gas CO2
  • Apabila gas habis, maka perperangan kamu berakhir (game over)

Demikian ulasan airsoft gun gas yang bisa kami simpulkan. Apabila ada kekurangan maupun kelebihan yang terdapat dalam tulisan ini, harap dimaklumi. Karena sepengalaman saya dalam penggunaan airsoft gun hanya sejengkal, Hehe.

Semoga dengan adanya artikel yang singkat ini bisa meningkatkan pengetahuan kamu . Sebagai pecinta airsoft memang harus saling membantu satu sama lain.

Ayo kita kembangkan lagi olahraga airsoft gun. Tingkatkan kualitas dan kuantitas pecinta airsofter. Salam Olahraga airsoft gun.